Beranda Pemerintahan Hari Pertama Vaksinasi Booster di Sidoarjo, Dinkes Targetkan 100 Lansia

Hari Pertama Vaksinasi Booster di Sidoarjo, Dinkes Targetkan 100 Lansia

Vaksinasi lansia di Puskesmas Sekardangan

SIDOARJO, Xtimenews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mulai menggelar vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga hari ini di Puskesmas Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo Kota. Diikuti oleh 160 lansia.

Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, Ada 160 ribu lansia di Sidoarjo yang menjadi target vaksinasi booster. Namun untuk hari pertama dimulainya vaksin booster, Dinkes targetkan 100 orang lansia.

“Jumlahnya lansia di Sidoarjo totalnya 160 ribu jiwa, namun di hari pertama ini kami targetkan 100 orang, dan hari ini sudah ada 160 lansia yang divaksin booster, ” ucap Syaf, Rabu, (12/1/2022).

Masih dikatakan Syaf, vaksin yang digunakan untuk booster saat ini merupakan vaksin yang tersisa karena hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan vaksin booster dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Bila nanti vaksin telah diterima dari Dinkes Pemprov Jatim, maka vaksinasi booster akan digelar serentak di 18 kecamatan di Sidoarjo. Target kami sehari bisa memvaksin dua ribu lansia,” imbuh Syaf usai memantau vaksin.

Kembali dikatakan Syaf, untuk menjangkau lansia di wilayah terpencil dan lansia yang mengalami kesulitan untuk mendatangi posko vaksin, pihaknya akan melakukan vaksin door to door.

“Di daerah tersebut banyak kendala yang kita temui dan menjadi penghambat vaksinasi. Maka itu program vaksinasi door to door seperti yang kita lakukan sebelumnya akan tetap digelar,” jelasnya.

Vaksin booster untuk lansia ditargetkan selesai tiga bulan kedepan. Jika sudah, maka akan dilanjutkan vaksin booster untuk pekerja pelayanan umum dan masyarakat luas.

Kepala Puskesmas Sekardangan dr. Wilujeng Eka Ariswati mengatakan, hari pertama target vaksinasi booster untuk lansia sebanyak 100 dosis. Pihaknya melakukan koordinasi dengan Kepala Kelurahan setempat agar mendata lansia yang sudah mendapat vaksin kedua minimal enam bulan ke belakang.

“Kami telah berkoordinasi dengan kepala kelurahan agar warganya yang telah mendapat vaksin dosis pertama dan kedua minimal enam bulan lalu agar segera mendaftarkan diri untuk vaksinasi booster,” tutup Eka. (vin/gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here