Beranda Index TNI & POLRI Polisi Jaga Ketat Perbatasan Sidoarjo – Pasuruan, Belasan Mobil Putar Balik

Polisi Jaga Ketat Perbatasan Sidoarjo – Pasuruan, Belasan Mobil Putar Balik

Situasi penyekatan di perbatasan di pertigaan gempol Pasuruan

SIDOARJO, Xtimenews.com – Polresta Sidoarjo mulai melakukan penyekatan di beberapa perbatasan wilayah Sidoarjo salah satunya di pertigaan Gempol Pasuruan. Sedikitnya ada 11 mobil harus putar balik dalam jangka waktu 1 jam.

Pos penyekatan yang berada di pertigaan gempol dijaga ketat oleh gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polres Kabupaten Pasuruan sejak dini hari. Selain itu 3 titik pos penyekatan di Sidoarjo berada di Exit tol Tambak Sumur, Exit Tol Jati, dan Exit Tol Tanggulangin.

Perwira pengendali pos penyekatan Kabupaten Sidoarjo dan Pasuruan, Kompol Bayu Prasetyo mengatakan belasan kendaraan yang berplat luar kota harus putar balik karena tidak memenuhi syarat untuk memasuki wilayah tujuan dan tidak dilengkapi dokumen kesehatan.

“Ada beberapa kendaraan dari luar kota waktu di periksa oleh anggota ternyata tidak memenuhi syarat untuk memasuki Sidoarjo maka kita lakukan putar balik,” ucap Kompol Bayu, Kamis (6/5/2021).

Selain itu, di hari pertama penyekatan juga ditemukan dua pemotor asal Surabaya yang akan menuju ke Pasuruan karena alasan keluarga sakit, namun mereka tidak dilengkapi dokumen kesehatan. Maka mereka berdua langsung di swab antigen di lokasi untuk memastikan bahwa dua pengendara motor tersebut Aman dari Covid-19.

“Ada yang di swab 2 orang dari Surabaya ke Pasuruan pada saat dicek tidak ada berkas kesehatan bebas Covid-19 lalu yang bersangkutan langsung kita swab antigen dilokasi hasilnya negatif,” imbuhnya di lokasi.

Masih dikatakan Kompol Bayu, Sidoarjo dan Pasuruan tidak berada dalam satu aglomerasi atau satu rayon. Sidoarjo berada satu aglomerasi dengan Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Gresik, Lamongan dan Bangkalan.

“Artinya, mobilisasi warga dalam satu aglomerasi ini diperbolehkan, sedangkan dari daerah luar aglomerasi ini harus putar balik,” terang mantan Kasat Lantas Polresta Sidoarjo ini.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto mengatakan pos penyekatan di perbatasan Sidoarjo dijaga ketat selama 24 jam oleh polisi, mulai hari ini hingga berakhirnya musim mudik tanggal 17 Mei mendatang.

“Kita bagi menjadi 3 shift, satu shift beranggota 12 personil yang akan berjaga selama 24 jam,” kata Kompol Wikha.

Mengenai jalur tikus yang sering digunakan warga untuk menghindari pemeriksaan polisi ketika mudik, Kompol Wikha menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polsek setempat untuk mengamankan jalur tikus.

“Sudah kita lakukan koordinasi dengan Polsek setempat untuk mengamankan jalur tikus,” pungkasnya. (vin/den/gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here