Beranda Pemerintahan Lapas Delta Sidoarjo Dirazia, Petugas Temukan Benda Unik Hasil Karya Warga Binaan

Lapas Delta Sidoarjo Dirazia, Petugas Temukan Benda Unik Hasil Karya Warga Binaan

Petugas lapas merazia salah satu blok hunian

SIDOARJO, Xtimenews.com – Sebagai upaya untuk menciptakan kondisi lapas yang kondusif, Kalapas Kelas II A Sidoarjo melakukan razia di dalam blok hunian. Hal ini dilakukan berdasarkan instruksi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Teguh Pamuji, Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal deteksi dini terkait keamanan dan ketertiban. Pihaknya juga melibatkan TNI Polri dalam razia yang dilakukan serentak di 39 lapas di Jatim ini.

“Kami harus bersinergi dengan penegak hukum lainnya terkait keamanan dan ketertiban terutama dalam memberantas narkoba,” ucap Teguh Pamuji, Selasa (6/4/2021) malam.

Berdasarkan pantauan Xtimenews.com di lokasi, razia tersebut berhasil menemukan beberapa barang yang seharusnya tidak berada di dalam lapas seperti, barang yang berbahan dasar aluminum, botol kaca bahkan beberapa unit ponsel lengkap dengan kabel charger dan headset juga ikut ditemukan disana.

Sebuah benda unik yang menjadi perhatian disini adalah sebuah pisau yang terbuat dari gagang sendok dilengkapi dengan handle plastik yang terbuat dari korek api yang sudah tak terpakai.

Kembali dikatakan Kalapas Teguh, pihaknya akan memberi hukuman kepada pemilik barang tersebut berupa hukuman tutupan sunyi selama 6 hari dan akan ditambah 6 hari lagi jika dirasa masih kurang.

“Untuk pemilik barang tersebut nanti kita akan isolasi di sel sendirian selama 6 hari jika dirasa masih kurang maka akan kami tambah 6 hari lagi,” jelas Teguh usai melakukan razia.

Terkait pisau yang terbuat dari gagang sendok, Kalapas Teguh menjelaskan, hal itu adalah salah satu karya warga binaan. Gagang sendok dikikir sehingga menipis seperti pisau kemudian diberi handle plastik yang terbuat dari korek bekas yang sudah tidak terpakai.

“Sendok menjadi pisau adalah hasil karya mereka. Sendok dikikir setiap hari dikasih pegangan memang itu hal – hal diluar pemikiran kita. Hal itu sangat berbahaya bagi kehidupan mereka di dalam lapas,” bebernya kepada Xtimenews.com.

Masih dikatakan Kalapas Teguh, biasanya warga binaan menggunakan pisau buatan itu untuk mengiris cabe atau membuka bungkus mie instan. Namun petugas tetap mengambil barang tersebut mengingat bisa membahayakan warga binaan lain.

Selain itu petugas juga mendapatkan sedikitnya 9 ponsel dan beberapa kabel charger serta headset. Namun sayangnya ketika dibuka ponsel – ponsel itu tidak dilengkapi kartu SIM meskipun kondisi ponsel masih bisa digunakan. Kalapas Teguh menambahkan, nantinya semua barang temuan ini akan dimusnahkan.

“Nantinya semua barang temuan hasil razia ini akan kami musnahkan,” pungkasnya. (vin/den/gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here