Beranda Index Headline Tes Swab Gratis Digelar di PPKM Mikro, Jumlah RT Masuk Zona Kuning...

Tes Swab Gratis Digelar di PPKM Mikro, Jumlah RT Masuk Zona Kuning di Mojokerto Menurun

Kapolres Mojokerto bersama tim tracing menggelar swab gratis di PPKM mikro Dusun Pendowo Desa Ngrowo Kecamatan Bangsal

MOJOKERTO, Xtimenews.comPolres Mojokerto menggelar tes swab gratis di lokasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yaitu di tingkat RT/RW di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19.

Kegiatan ini digelar di wilayah yang menerapkan PPKM mikro. Salah satunya di Dusun Pendowo RT 9 RW 3 Desa Ngrowo Kecamatan Bangsal.

Kapolres Mojokerto bersama unsur pemerintah dan TNI meninjau langsung ke lokasi yang menggelar tes swab. Selain itu para petugas yang tergabung dalam satgas penanganan COVID-19 di Kabupaten ini juga membagikan masker secara gratis berkeliling kampung.

Tim tracer dari Puskesmas Bangsal dibantu petugas Urkes Polres Mojokerto juga melakukan tracing di wilayah PPKM mikro tersebut. Mereka melakukan tes swab terhadap keluarga yang salah satu anggota keluarganya meninggal karena terpapar COVID-19. Sampel swab mereka dibawa ke Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, Testing, tracing dan treatment akan terus dimasifkan di wilayah hukumnya. Keluarga yang kontak erat dengan pasien dibolehkan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun dengan pantauan petugas kesehatan Puskesmas.

“Kalau ada yang positif, kami bawa ke puskesmas yang ditunjuk pemerintah untuk isolasi,” kata Dony kepada wartawan di lokasi, Senin (22/2/2021).

Saat ini terdapat 31 RT yang masuk zona kuning. Jumlah ini menurun dibanding awal penerapan PPKM mikro yang saat itu masih 59 RT masuk zona kuning.

Sementara, kata Dony, saat ini ada sebanyak 1.163 RT yang menerapkan PPKM mikro di wilayah hukumnya. Ribuan RT tersebut tersebar di 47 desa.

“Dari jumlah itu, yang masuk zonasi kuning 31 RT, sisanya zona hijau. Tracing kami terus laksanakan di setiap RT yang menerapkan PPKM mikro. Karena kami masih punya 31 RT zona kuning,” terangnya.

“PPKM skala mikro terus kami pantau bersama Dinas Kesehatan, TNI, serta tiga pilar desa,” pungkas Dony.(den/gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here