Beranda Index Peristiwa Ikuti Google Maps Pria Asal Surabaya Disesatkan Mahluk Halus ke Persawahan di...

Ikuti Google Maps Pria Asal Surabaya Disesatkan Mahluk Halus ke Persawahan di Mojokerto

Ikuti Google Maps Pria Asal Surabaya Disesatkan Mahluk Halus ke Persawahan di Mojokerto
Polisi saat mengevakuasi mobil yang tersesat di persawahan.

Ikuti Google Maps Pria Asal Surabaya Disesatkan Mahluk Halus ke Persawahan di Mojokerto

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Ikuti google Sebuah mobil Daihatsu Xenia warna putih nopol L 1034 FU yang dikemudikan SY (31), warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya terpaksa harus menginap semalaman di persawahan Dusun Made Desa/Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto lantaran tersesat ketika hendak pulang ke Surabaya usai menghadiri acara di Malang.

Usut punya usut, SY terjebak lantaran sebelumnya mengikuti petunjuk dari google maps yang mengarahkannya ke lokasi hutan yang ada di wilayah pegunungan tersebut.

Awalnya, SY menghadiri acara kantor di Malang, Kamis (12/11). Setelah usai ia kembali pulang ke Surabaya sekitar pukul 18.30. Karena tak memahami rute jalan ia terpaksa harus mengikuti petunjuk google maps.

“Tapi tidak melihat handphonenya, cuma didengar via suara pakai handsfree karena sambil nyetir,” kata SY kepada wartawan, Jumat (13/11).

Tak seperti biasa, kata SY, biasanya kalau dari arah Malang ke Surabaya lewat jalan tol keluarnya di exit tol Waru Surabaya. Namun, saat itu ia diarahkan google maps keluar di exit tol Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

“Saya ikuti, setelah keluar dari exit tol itu kaca sebelah kiri kayak ada yang mengetuk, seperti sosok perempuan tapi saya tidak berani melihat. Jaraknya sekitar 500 meter dari exit tol,” terangnya.

Ia tetap lanjut melaju mengikuti arahan google maps di ponselnya. Menurut dia jalannya tidak seperti biasa, bahkan sepanjang perjalanan kondisi jalan berkabut.

SR mengaku tidak bertemu dengan seorangpun sepanjang perjalanan. Bahkan kendaraan tidak ada sama sekali.

“Tidak ada kendaraan yang melintas sama sekali. Saya lihat speedometer kecepatan 80-100 Km per Jam,” ujarnya.

Mobil SR tiba-tiba saja tidak bisa berjalan. Rodanya hanya berputar. Saat dicek ternyata mobilnya menyangkut batu ditepi jalan.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, saya lihat pakai lampu ponsel ternyata gelap jalannya. Saya kembali masuk mobil dan menelpon beberapa teman,” ungkapnya.

Ia tersesat di persawahan yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari perkampungan. Karena sendiri SR merasa ketakutan. Sekitar satu jam, polisi bersama warga dan para relawan datang membantu SR. Mobilnya berhasil dievakuasi.(den/gan)