Beranda Index Dukacita Kiai Ud Mantan Wali Kota Mojokerto, Khatam Alqur’an 120 Kali Selama Menjalani...

Kiai Ud Mantan Wali Kota Mojokerto, Khatam Alqur’an 120 Kali Selama Menjalani Hukuman

BERBAGI
Adik Mantan Wali Kota Mojokerto KH Mas'Ud Yunus.

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Berpulangnya mantan Wali Kota Mojokerto KH Mas’ud Yunus (MY), yang akrab dipanggil dengan sebutan Kyai Ud meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besarnya.

Berikut sepenggal pesan dan kisah almarhum yang sempat diceritakan kepada Sobiroh (66), adik kandung perempuannya.

Sebelum meninggal Kiai Ud berpesan kepada Sobiroh, agar selalu bersemangat dalam menjalankan segala sesuatu, utamanya saat bersama dengan keluarga.

“Pesan terakhirnya, semangat dalam keluarga, jangan putus asa, dengan keluarga harus baik, kalau dalan keadaan senang-susah harus selalu kumpul serta harus ngaji,” kata Sobiroh menirukan pesan Kiai Ud, Kamis (27/8/2020).

Meskipun menjalani hukuman, menurut Sobiroh, Kiai Ud tidak pernah meninggalkan kewajiban ibadah, seperti Salat dan mengaji.

“Kesibukan kalau hari Rabu beliau itu mengaji, sore pimpin istigosah dan saya berkunjung biasanya hari Sabtu dan Selasa, dengan jamaah Al Ummahat bergiliran,” bebernya.

Sobiroh tak sekedar berkunjung, ia dan rombongan datang membawa sebuah buku kitab dan mengaji bersama dengan almarhum.

“Pengajian kita bawa kitab dan kita ngaji kemudian ada tanya jawab. Saya sampai khatam 3 kali,” terangnya.

Lanjut Sobiroh, selama menjalani kurungan, Kiai Ud sudah mengkhatamkan Al-quran sebanyak 120 kali. Bahkan orang yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Mojokerto pada periode 2008-2013 itu meninggalkan banyak tulisan tentang agama.

“Kiai ud sudah mengkhatamkan al-quran 120 kali. Jadi setiap selesai salat itu baca Al- quran 1 juz. Jadi minimal dalam satu hari 5 juz,” katanya.

“Jadi sudah banyak tulisan beliau ada 13 buku sudah. Buku tentang istigosah, tahlil buku Allah Ummahad dan tentang manasik haji. Saya tidak hafal banyak,” akuinya.

Mantan Wali Kota Mojokerto KH Mas’ud Yunus meninggal dunia saat masih di Klinik Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Kamis (27/08/2020).

Sebelum tutup usia, Kiai Ud menderita sesak nafas disertai batuk. (den/gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here