Beranda Index Seni & Budaya Long Tunik Fashion Era New Normal Dari Rumah Mode Yan Khurin

Long Tunik Fashion Era New Normal Dari Rumah Mode Yan Khurin

Peragaan long Tunik new normal ala yan khurin

SIDOARJO, Xtimenews.com – Berdiri sejak tahun 2007 rumah mode Yan Khurin yang berada di Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo memanfaatkan kondisi pandemik ke dalam konsep fashion Era New Normal.

Berbahan dasar batik tulis khas Sidoarjo Tunik Era New Normal Yan Khurin dinilai lebih aman digunakan untuk keluar rumah karena dalam satu set pakaian terdiri dari atasan berlengan panjang dan panjang bawah melebihi lutut dilengkapi dengan masker serta sarung tangan yang bermotif sama dengan baju.

“Terinspirasi dari baju APD yang sekarang ini lagi booming karena ada virus corona, jadi kita bikin yang tertutup semua mulai dari masker dan sarung tangan kita sesuaikan dengan bajunya,” ucap Yani pemilik rumah mode Yan Khurin, Rabu (15/7/2020)

Yani menjelaskan, proses pembuatan Tunik New Normal mulai dari nol hingga berbentuk baju siap pakai kurang lebih memerlukan waktu satu bulan sebab melalui beberapa proses. Wanita berusia 41 tahun tersebut bekerjasama dengan warga sekitar untuk proses membatik maupun menjahit.

“Dari mulai kain putih kita canting menjadi batik tulis lalu kita proses pewarnaan setelah itu kita potong lalu dijahit kurang lebih waktunya sebulan,” terangnya.

Bukan hanya tunik, Yan Khurin juga memproduksi tas lukis wanita dengan bermacam ukuran dan model. Agar terkesan lebih serasi tas juga bisa disamakan motifnya dengan masker.

Harga Tunik New Normal Yan Khurin mulai dari Rp. 500 ribu hingga Rp. 2,5 juta lengkap dengan masker dan sarung tangan. Hasil karya Yan Khurin sudah dipasarkan ke seluruh indonesia melalui daring (on line).

“Paling jauh pernah kita kirim ke Riau, semakin banyak cantinganya semakin mahal harganya,” ungkap Yani.(vin/den/gan)