Beranda Index Headline Modus Pelaku Curanmor Teror Warga dengan Bom Bondet di Sidoarjo

Modus Pelaku Curanmor Teror Warga dengan Bom Bondet di Sidoarjo

Caption : Polisi olah tkp pelemparan bom bondet

SIDOARJO, Xtimenews.com – Curanmor disertai pelemparan bom bondet kembali meresahkan warga, kali ini terjadi di Perumahan Puri Wardani, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Adi (37) warga Jumputrejo hampir saja terkena ledakan bom bondet yang dilempar oleh pelaku curanmor. Pasalnya adi memergoki kedua pelaku saat beraksi di rumah tetangganya bernama Arif.

Berdasarkan pengakuan Adi, menceritakan kejadian tersebut bermula ketika ia mendengar suara pagar terbuka. Adi yang saat itu berada di dalam rumahnya bergegas keluar melihat dua orang asing yang satu sedang duduk diatas motor, sedangkan temanya berusaha masuk teras rumah Arif dengan cara melompati pagar.

“Diteras rumah Arif ada dua motor Honda Beat, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi,” bebernya Rabu (8/4/2020).

Pelaku yang berada di atas motor kaget melihat Adi keluar rumah, dengan spontan Adi menangkap pelaku yang diatas motor namun pelaku berteriak meminta tolong kepada temanya yang berada diteras rumah arif.

Adi hampir celaka karena diancam menggunakan pisau oleh teman pelaku, karena takut. Ia pun menyerah dan membiarkan pelaku kabur membawa motor curianya kemudian Adi berteriak maling, ketika itu warga yang melintas langsung mengejarnya.

“Saat pelaku kabur saya langsung berteriak maling, serentak warga yang melintas langsung mengejar namun pelaku melempar bom bondet ke arah warga,” ceritanya.

Suara ledakan bom bondet menyebabkan warga keluar rumah untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib

Sebelumnya, lanjut Adi, pelaku berhasil mencuri motor Honda Beat nopol W 3296 PR, milik Yuska. Namun Yuska langsung melapor ke Polsek Sukodono,” imbuhnya.

Disisi lain, AKP Ambuka Yudha Hardi Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo menyangkal adanya bom bondet, namun membenarkan adanya pencurian motor korban kedua yang digagalkan oleh warga.

“Terkait bom bondet masih kami selidiki, namun ada kejadian pelaku gagal menggondol motor korban kedua karena kepergok warga itu benar,” tutupnya.(vin/den/gan)