Beranda Index Pendidikan Walikota: Kompetisi Majapahit Brass Symphony Drum dan Marching Band, Ajang Penyaluran Bakat...

Walikota: Kompetisi Majapahit Brass Symphony Drum dan Marching Band, Ajang Penyaluran Bakat Anak

Walikota Mojokerto didampingi Wawali, Wakapolresta, Kabag Ops serta Dandim Melakukan Pemukulan Gong, Sebagai Pertanda Dimulainya Kompetisi

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasri, secara resmi membuka Kompetisi ke-IX Walikota Cup 2020, Majapahit Brass Symphony Drum dan Marching Band, tingkat SD dan TK/MI, yang diselenggarakan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Kota Mojokerto, pada Sabtu (07/03/2020), bertempat di Gor, Kota Mojokerto.

Pada upacara pembukaan turut hadir,Kasiter Rem 082/CPYJ Letkol Arm Syafei mewakili Danrem, Wakil Wali Kota Mojokerto, H. Ahmad Rizal Zakaria, SH, Danramil 0815/01 Kapten Inf Budiono mewakili Dandim, Wakapolresmota, Kompol Hanis Subiono, Spd., MH dan Kabag Ops Kompol Ibrahim Gani mewakili Kapolresta, Kepala OPD serta para peserta kompetisi.

Kompetisi ini, diikuti sebanyak 48 drum dan marching Band, yang berasal dari Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Walikota Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan ini.

“Semoga penyelenggaraan kompetisi ini ditahun-tahun yang akan datang, dapat lebih maju dan dikembangkan lagi,” pinta Walikota yang akrab dipanggil dengan sebutan Neng Ita.

Penampilan Salah Satu TK Peserta Kompetisi Drum dan Marching Band

Menurut Neng Ita, kegiatan ini adalah untuk mengasah kemampuan dan ketrampilan anak – anak untuk dapat lebih berkembang dan maju.

“Bagi yang menang jangan terlalu bangga dan bagi yang kalah jangan berkecil hati,” tegasnya.

Bagi peserta yang terbaik nantinya, lanjut Neng Ita, bisa diusulkan untuk maju ke tingkat lebih tinggi yaitu Provinsi Jatim.

Masih kata Walikota, saat ini perkembangan teknologi sangat luar biasa yang dapat mempengaruhi anak-anak.

“Oleh karena itu, kita sebagai orang tua harus bisa mengontrol dan mengawasi seluruh kegitan anak-anak,” ajak Neng Ita.

“Kegiatan yang positif ini, harus kita tingkatkan dan kita pupuk agar kedepan bisa lebih maju, lebih bermanfaat serta dapat menyalurkan bakat anak-anak kita,” harap Neng Ita. (den/gan)