Beranda Index Peristiwa Lanal TBA Bantah Tentang Pemberitaan Disalah Satu Media Atas Tudingan Mengintimidasi Anggota...

Lanal TBA Bantah Tentang Pemberitaan Disalah Satu Media Atas Tudingan Mengintimidasi Anggota Tani Mandiri

Caption: Tim Lanal-TBA Beristirahat sejenak, Serta Berkumpul sama warga

TANJUNGBALAI, Xtimenews.com – Maraknya pemberitaan tentang Lanal TBA melakukan intimidasi terhadap anggota Kelompok Tani Mandiri saat melakukan Pemantauan lokasi latihan Lintas Medan (linmed) Lanal TBA di area Hutan kualuh leidong, Labuhan Batu Utara, Jum’at (7 /2/ 2020) lalu seperti yang lansir salah satu media Online adalah tidak benar, serta tidak ada konfirmasi terkait hal tersebut ke Mako Lanal TBA.

Hal ini dikatakan Letnan Pahlan kebeberapa awak media, pada Rabu (12/02/2020) di Mako Pomal TBA dijalan Mesjid, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Letnan Pahlan memaparkan, saat itu Tim Lanal TBA melaksanakan peninjauan daerah Latihan Linmed di wilayah Labuan Batu Utara, yang akan digunakan pada saat uji kesiapan Pangkalan pada bulan maret ( P1/P2), maka 12 (Dua belas) orang personil bergerak dari Kantor Denpomal Lanal TBA sekira pukul 07.00 menggunakan kendaraan sepeda motor trail menempuh jarak sejauh lebih kurang 44 Km.

“Saat memasuki daerah latihan, Tim beristirahat sejenak di gubuk milik warga sembari menikmati cemilan dan minuman, sambil bercengkrama dengan Kepala Dusun (Kadus) III, Desa Sei Dua Air Hitam bapak Aman,” katanya.

Ia menambahkan, saat bercengkrama pak Aman (kadus III) menceritakan masalah keluhan warga sekitar bahwa adanya kegiatan yang mengaku dari koperasi Tani Mandiri yang tidak melapor kepada Kadus yang berwewenang didaerah tersebut dan kegiatan mereka beralaskan penghijauan kembali, namun pada kenyataan nya merambah dan menjarah hasil kebun baik kelapa maupun kopra milik warga yang sudah ditanami.

“Apabila warga menanyakan, mereka mengatakan mengantongi izin, akan tetapi kepada Kepala Dusun izin tersebut belum pernah di tunjukan, hal ini juga dikuatkan dengan pengakuan warga Desa Sei Dua Air Hitam yang menunjukan kegiatan penjarahan yang mereka lakukan,” beber Pahlan

Diceritakan Letnan Pahlan lagi, sudah beberapa kali terjadi bentrokan yang mana mengakibatkan jatuhnya korban baik warga maupun dan kelompok Tani Mandiri dan hal inipun telah dilaporkan kepada pihak Polsek Kualuh Leidong dan Koramil Leidong dan dari pihak keamanan, menghimbau, selama status quo belum ada kejelasan, jangan ada kegiatan apapun di area tersebut. Akan tetapi dari pihak HTR tetap melakukan kegiatan dan dugaan penjarahaan terus dilakukan terhadap kebun warga sekitar.

“Berbekal keluhan masyarakat tersebut, sebagai abdi masyarakat dan garda terdepan dalam Keamanan, maka Tim Lanal TBA bersama Kepala Dusun dan warga setempat mendatangi lokasi yang dimaksud, dimana kekawatiran itu benar, bahwa kegiatan tersebut adalah membahayakan dan ada dugaan terorisme, penanaman tanaman terlarang,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Ternyata benar, saat Tim Lanal dan warga tiba dilokasi didapati kelompok HTR ini masih beraktifitas dalam area yang mana masih berstatus Quo, saat ditemui salah satu Koordinator Lapangan (korlap) dari Kelompok Tani Mandiri tersebut, bahkan tidak memiliki Idenditas apapun dan kepala dusun tidak mengenal warga yang menjadi korlap itu,
Ketika di tanyakan izin nya pun tidak dapat menunjukan kepada Kadus,” Sebut Letnan Pahlan.

Oleh sebab itu kata Letnan Pahlan, Tim Lanal berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil, maka korlap dan salah seorang dari petani itu dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan yang dilakukan di daerah tersebut.

“Kepala Dusun beserta warga setempat juga berterima kasih kepada Personil Lanal TBA, walaupun tidak di sengaja, dapat membantu apa yang selama ini menjadi keluhan antara warga dengan Pihak Koperasi Mandiri HTR dan Tanjungbalai,” katanya.

Namun sayangnya ucap Letnan Pahlan, perbuatan baik yang dilakukan Tim Lanal TBA berujung tidak enak dengan adanya pemberitaan dari salah satu Media Online yang melakukan pemberitaan sepihak, serta isi dalam pemberitaan tersebut seperti menyudutkan.(efendi/gan)