Beranda Index Headline Tamsir Korban Pengeroyokan di Sepande Sepakati Untuk Damai

Tamsir Korban Pengeroyokan di Sepande Sepakati Untuk Damai

Caption : proses medias dihadiri pelaku dan korban di kantor desa

SIDOARJO, Xtimenews.com – Peristiwa pengeroyokan yang terjadi di bundaran Perum Gading Fajar desa Sepande Sidoarjo, beberapa waktu lalu berakhir dengan damai setelah adanya mediasi dari kedua belah pihak.

Tamsir (47) seorang pedagang buah, yang menjadi korban pengeroyokan telah menyepakati untuk berdamai. Dirinya hadir bersama 4 saudaranya, dan beberapa warga serta anggota Polsek Candi dan Satpol PP hadir pula di balai desa Sepande.

“Alhamdulillah, sudah selesai. Antara korban dengan warga, sudah sepakat untuk damai,” ucap Kades Sepande Hadi Santoso, Senin (4/11/2019).

Hadi menjelaskan, ada beberapa isi dari kesepakatan tersebut. Diantaranya, kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan siap bekerjasama serta tidak saling mengganggu.

Selain itu, pihak korban tidak akan melanjutkan tuntutannya ke ranah hukum, dan mencabut laporannya di Polresta Sidoarjo serta bersedia dengan suka rela untuk pindah lokasi jualannya ke tempat lain.

“Untuk pindah lokasi jualannya, kami beri batas waktu 1 bulan,” terangnya kepada Xtimenews.com.

Terpisah, Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmi menyampaikan, apa yang sudah menjadi kesepakatan antara kedua belah pihak harus dipatuhi. Sehingga, tidak timbul masalah yang berkepanjangan.

“Ya harus dipatuhi. Kalau sampai dilanggar, akan kami tindak tegas,” tandasnya.

Seperti diketahui, lapak milik Tamsir yang berada di utara dan selatan bundaran ini sebenarnya di larang, karena mengganggu keindahan dan ketertiban umum. Namun, warga setempat masih memberi toleransi.(ain/den/gan)