Beranda Index Pendidikan Gedung SDN Rusak Parah, Pemkab Asahan Kurang Peduli

Gedung SDN Rusak Parah, Pemkab Asahan Kurang Peduli

Caption-Bangunan sekolah terlihat tidak terawat juga sudah banyak yang rusak bahkan siswa sekolah dasar ini kalau hujan harus rela basah dan proses belajar harus terhenti.

TANJUNGBALAI, Xtimenews.com- Gedung sekolah SDN 010008, yang berada di Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, kini kondisinya rusak parah.

Hal tersebut, tampak dari dinding-dinding gedung yang rusak, bahkan asbes maupun plafon perpustakaannya dalam kondisi sudah bolong dan rusak .

Tak hanya itu, dari pantauan terdapat juga jendela kaca setiap ruangan kelas sudah pecah. Bahkan setiap kali hujan, lantainya pasti akan basah yang disebabkan oleh atap atau seng yang bolong tersebut.

Tidak sampai disitu, terlihat juga dinding sekolah sudah banyak yang bolong serta bangku dan meja juga banyak yang patah. Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan bagi siswa yang belajar.

Mansur (33), warga setempat, mengatakan, bangunan itu rusak akibat sudah termakan usia. Tidak adanya bentuk uluran tangan dari Pemkab asahan untuk melakukan perbaikan. “Namun kondisi yang ada, sedikitpun tidak menyurutkan niat belajar para siswa sekolah dasar ini,” bebernya, pada Selasa (27/08/2019).

”Keberadaan sekolah seperti ini, sudah sejak lama terjadi, dimana pada ruangan terdapat dinding dalam kondisi sudah rusak. Bahkan sudah sejak saya kecil, bahkan sampai sekarang namun bangunannya tetap saja tidak ada perbaikan,” ujar Mansur.

Sementara warga lainnya, Madi (40) menambahkan, bahwa selain gedung yang dalam kondisi rusak para serta tidak layak pakai, juga tidak memiliki WC untuk digunakan murid.

”Sekolahnya tidak memiliki kamar mandi dan setiap kali siswa mau buang air kecil, mereka menumpang ke kamar mandi penjaga sekolah, yang terdapat pada satu lokasi,” jelasnya.

”Kita berharap kepada pemerintah, khususnya Pemkab Asahan, agar sekolah ini diperhatikan dan diperbaiki agar lebih layak, sehingga anak-anak yang sekolah disini merasa lebih nyaman dalam melakukan aktivitas kegiatan belajar,” katanya.

“Kami lihat sekolah dasar yang berada di tempat lain,kondisinya sudah sangat bagus dan nyaman untuk aktivitas belajar, juga terdapat tanaman yang hijau, memiliki pagar pembatas serta tempat bermain siswa,” tutur Madi menambahkan. (ilham/den/gan)